Atresia ani (malformasi anorektal/anus imperforate) adalah bentuk kelainan bawaan yang menunjukan keadaan tidak ada anus, atau tidak sempurnanya bentuk anus.
Bentuk-bentuk kelainan atresia ani:
? Lubang anus sempit atau salah letak di depan tempat semestinya.
? Terdapat selaput pada saat pembukaan anus sehingga mengganggu proses pengeluaran feses
? Rektum (saluran akhir usus besar) tidak terhubung dengan lubang anus.
? Rektum terhubung dengan saluran kemih (kencing) atau sistem reproduksi melalui fistula (lubang), dan tidak terdapat pembukaan anus.
Faktor penyebab terjadinya atresia ani belum diketahui secara pasti:
? Secara pasti belum diketahui
? Merupakan (kegagalan perkembangan) anomaly gastrointestinal (sistem pencernaan) dan genitourinary (sistem perkemihan)
? Kelainan kloaka pada saat embrionik
? Gangguan pertumbuhan fusi dan pembentukkan anus dari tonjolan embrionik
? Pada atresia anus, diduga ada keterlibatan kelainan genetik pada kromosom 21
Kelainan bentuk anus akan menyebabkan gangguan buang air besar.
- Ketika lubang anus sempit, bayi kesulitan BAB menyebabkan konstipasi dan ketidaknyamanan.
- Jika terdapat selaput pada akhiran jalan keluar anus, bayi tidak bisa BAB.
- Ketika rektum tidak berhubungan dengan anus tetapi terdapat fistula, feses akan keluar melalui fistula tersebut sebagai pengganti anus. Hal ini dapat menyebabkan infeksi.
- Jika rektum tidak berhubungan dengan anus dan tidak terdapat fistula sehingga feses tidak dapat dikeluarkan dari tubuh dan bayi tidak dapat BAB.
Popularity: 13% [?]
